Menjadi Pahlawan adalah Pilihan

heroes_08_f

Saya tertarik dengan tagline serial TV populer ”Heroes” yang terjemahan bebasnya berbunyi: ”mereka menjadi pahlawan bukan karena kemampuan mereka, tapi karena mereka memilih untuk jadi pahlawan”. Saya pikir maksud tagline itu relevan dengan kenyataan saat ini.

Kadang-kadang kita tidak menyadari ada orang-orang di sekitar kita yang begitu tulus memilih untuk menjadi pahlawan. Figur Ibu Muslimah dalam kisah ”Laskar Pelangi” yang memilih membaktikan dirinya menjadi guru bagi anak-anak tidak mampu di sebuah sekolah reyot bukanlah satu-satunya sosok pahlawan itu. Masih banyak guru-guru di berbagai pelosok terpencil nusantara yang tetap memilih untuk mengajar anak didiknya meski terdesak oleh kerasnya kehidupan dunia yang materialistis ini.

Pun, orang-orang disekitar kita yang dengan tulus ikhlas memilih untuk memberikan manfaat bagi orang lain, meski harus menanggung resiko yang tidak ringan. Sekecil apapun manfaat yang diberikannya itu, menurut saya, tetap layak ia dianggap pahlawan. Tanpa perlu menunggu secarik kertas berkop surat kepresidenan yang mengangkatnya sebagai pahlawan. Karena, sejatinya, pahlawan bukanlah gelar kehormatan, melainkan pilihan hidup.

Selamat Hari Pahlawan untuk mereka yang telah memilih untuk menjadi pahlawan!

(foto: http://www.starstore.com)

Advertisements